Dasar Pengembangan Tema Odoo: Panduan Ringkas
Membuat tema di Odoo pada dasarnya adalah membuat modul Odoo biasa, namun fokusnya adalah mengubah tampilan visual (Frontend/Website) tanpa mengubah logika bisnis yang berat. Berikut adalah struktur dan konsep utamanya.
1. Struktur Folder Tema
Tema Odoo adalah sebuah modul. Struktur folder standarnya terlihat seperti ini:
2. Poin Kunci dalam Pengembangan
Terdapat tiga komponen teknis utama yang perlu Anda perhatikan saat membangun tema:
Manifest (
__manifest__.py) Pastikan Anda mendefinisikan dependensi ke modulwebsite. Kunci utamanya ada pada bagian'assets', di mana Anda mendaftarkan file SCSS dan JS agar dimuat oleh Odoo.QWeb & XML (Struktur) Odoo menggunakan template engine bernama QWeb. Anda tidak menulis HTML dari nol, melainkan melakukan Inheritance (pewarisan).
Detail Penting: Gunakan XPath untuk menyisipkan elemen baru atau mengganti elemen lama. Jangan menimpa seluruh file asli agar tema tetap kompatibel saat Odoo diperbarui.
SCSS (Styling) Odoo menggunakan SCSS (Sassy CSS). Anda bisa memanfaatkan variabel Bootstrap (seperti
$primary,$secondary) yang sudah ada di Odoo untuk konsistensi warna, atau menimpanya untuk rebranding total.
3. Alur Kerja Pembuatan
Scaffolding: Buat direktori modul dan file
__manifest__.py.Asset Registration: Daftarkan file
.scssAnda di dalam bundleweb.assets_frontend.Styling: Tulis CSS/SCSS Anda. Mulai dari warna dasar, font, hingga tata letak header/footer.
Templating: Buat file XML di folder
views/untuk memodifikasi struktur halaman (misalnya: mengubah susunan menu navigasi) menggunakan XPath.Install & Update: Instal tema via menu Apps dan lakukan Upgrade modul setiap kali ada perubahan pada file XML atau Python.
Kesimpulan
Tema Odoo bukan sekadar skinning CSS. Ia adalah kombinasi antara manajemen aset (SCSS/JS) dan manipulasi struktur DOM (XML/XPath). Fokuslah pada penggunaan XPath yang rapi agar tema Anda maintainable dalam jangka panjang.